Post Terbaru

12
Apr
Teknik Closing

Teknik Closing

3 Pertanyaan penting yang harus kita tanyakan pada diri sendiri :

– Kenapa konsumen harus membeli  produk kita?
– Bagaimana konsumen percaya dengan produk yang kita jual ?
– Kenapa konsumen tidak beli produk yang kita jual ?
– Kenapa konsumen tidak percaya pada produk yang kita jual ?

Tanda- tanda  calon pembeli
– Bertanya produk
– Bertanya lagi
– Bertanya lagi, tugas kita adalah menjawab dan bertanya lagi!

Berikut kami sampaikan beberapa teknik closing pada penjualan kita :

  1. Ya ya ya
    – Pertanyaan yang kita berikan minimal dijawab dengan kata ya 2 sampai 3 kali, jadi ya ya ya…. jadi buat pertanyaan yang jawabannya ya, ya dan ya.

Contoh  :
– apakah bapak atau Ibu ingin mendapatkan garansi dari produk ini?
– jangan membuat pertanyaan bapak atau ibu  mau beli atau tidak? Nanti  jawabannya tidakkk

  1. Yang jadi pemenang yang bertanya
    – Kalau ada calon konsumen bertanya, jangan sampai pertanyaan berhenti di jawaban kita, alangkah baiknya setelah kita menjawab diakhiri pertanyaan yang kita ajukan kepada konsumen , agar calon konsumen tidak lepas konsentrasi… jadi buat pola pertanyaan, siapkan beberapa pertanyaan untuk produk yang kita jual sampai terjual

Contoh :
– masih ada, yang warna merah atau kuning?
– yang kuning ada, ukurannya apa?
– maaf, mau dikirim kemana?

  1. Teknik 1,2,3 (3 keuntungan 1 kalimat)
    Contoh :
    – Keuntungan beli hari ini yaitu, mendapat diskon 10%, bonus perdana Axis 1 GB

– Beli paket ini lebih murah, apalagi bunding dengan mini fan AC ,hemat  50.000

  1. Dapatkan sekarang atau tidak sama sekali , kasih batasan waktu dan jumlah
    Contoh :
    – Hanya tersedia 5 unit karena produknya unik,sekarang tinggal 2 pcs apakah maudi booking?
    – Diskonnya sampai hari jam 21.00 apa, mau dipesan sekarang?
  1. Suprise (Berikan kejutan)
    Contoh :
    – karena mbaatau mas pelanggan pertama hari ini, mba atau mas mendapat diskon 50%
    – wah kebetulan pembelian hari ini gratis perdana Axis, mau di booking Powerbanknya?
  2. Perbandingan
    Contoh :
    – produk N harganya mahal, kualitasnya juga sangat bagus, nah produk M ini harganya terjangkau dan kualitasnya bagus cocok buat ibu, kalau produk P murah sekali khawatir cepat rusak bagaimana dengan produk M ? “
  3. Harga coret
    -Pernah lihat harga coret? Kita juga bisa membuatnya
    contoh : harga awal 350.000 dicoret dan diganti jadi 325.000 saja.. ini akan memberi kekuatan psikologis bagi si pembeli.
  1. Puji dan berikan tester (uji coba dulu)
    Contoh :
    – Gelang ini bagus dipakai mba, silakan dicoba dulu.
    – wah cocok banget dengan pakaian bapak, dicoba dulu saja.
  1. Kelihatan Murah
    Contoh :

– cukup 100.000 perbulan anda bisa dapat gadget sesuai dengan impian anda,

Harga yang mahal akan terlihat murah ketika dipecah atau dibagi-bagi.

  1. Empati
    Contoh :
    – dulu saya memiliki masalah yang sama, akhirnya saya coba ini, mungkin anda juga mau coba?
    berempati secara natural untuk meningkatkan kedekatan dan akhirnya diajak membeli.

Nah beberapa teknik diatas bisa dijadikan acuan agar produk kita terjual danmendapatkan hasil yang maksimal disetiap closing. :)

6
Apr
Dampak Positif dan Negatif Menggunakan Sosial Media

Dampak Positif dan Negatif Menggunakan Sosial Media

Berbicara tentang aplikasi sosial media sekarang ini memang sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat atau anak remaja jaman sekarang, hampir setiap individu menggunakan aplikasi media sosial dari yang muda hingga yang tua baik untuk berbinis maupun hanya sebatas menjalin silaturahmi dengan teman. Dengan adanya aplikasi sosial media memang sangatlah membantu kita dalam berbisnis dan berhubungan dengan orang lain, baik teman maupun saudara. Namun di dalam kemudahan itu tak lepas dari dampak positif serta negatifnya, berikut akan saya jelaskan dampak yang terjadi dalam penggunaan media sosial.

Dampak Positif
• Sebagai tempat berbisnis, dengan banyaknya orang yang menggunakan aplikasi jejaring sosial, membuka kesempatan kita untuk mempromosikan produk yang kita tawarkan.
• Sebagai ajang memperbanyak teman atau relasi, dapat menambah teman baru ataupun relasi bisnis dengan mudah.
• Sebagai media komunikasi, dengan adanya aplikasi jejaring sosial dapat mempermudah komunikasi kita dengan orang-orang, baik dalam maupun luar negeri, sebagai tempat mencari informasi, banyak juga instansi yang menggunakan media sosial sebagai media penyeberannya.
• Tempat berbagi, dengan fitur yang ada pada jejaring sosial kita dapat dengan mudah untuk bertukar data baik berupa foto, dokumen, maupun pesan suara (Voice Note).

Dampak Negatif
• Munculnya tindak kejahatan, dengan adanya aplikasi jejaring sosial, banyak juga orang yang memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk melakukan tindak kejahatan seperti penculikan dan penipuan.
• Mengganggu hubungan antar pasangan, aplikasi jejaring sosial juga dapat memicu kecemburuan antar pasangan jika pasangan kita berhubungan yang tidak wajar dengan orang lain.
• Menimbulkan sifat candu, aplikasi jejaring sosial juga dapat menimbulkan candu yang dapat mengakibatkan sifat penggunanya menjadi autis atau lebih menutup diri pada kehidupan sekitar, dan kurang pergaulan dengan masyarakat.

Seperti itulah dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari penggunaan media sosial atau jejaring sosial, tetapi semua itu kembali lagi kepada orang yang menggunakannya. Media sosial hanyalah alat pengubung dan kita selaku pengguna harus menggunakannya dengan baik dan bijak agar dapat bermanfaat dan berguna.

6
Apr
Perbedaan-USB-Tipe-A-Tipe-B-dan-Tipe-C

Perbedaan USB Tipe-A Tipe-B dan Tipe-C

Mungkin kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah Universal Serial Bus (USB). Akhir-akhir ini kita juga selalu mendengar dengan istilah USB tipe-C. Banyak yang bisa menyebutkan tanpa mengetahui perbedaannya. Sebenarnya apa sih yang membedakan antara USB tipe-A, tipe-B dan tipe-C? Untuk itu dalam kesempatan kali ini saya akan menjelaskan perbedaan USB Tipe-A, Tipe-B dan Tipe-C.

USB Tipe A

USB tipe-A ini merupakan USB yang paling sering kamu temui sehari-hari. Hal ini dikarenakan USB ini selalu digunakan di berbagai perangkat PC yang kita gunakan. Karena USB ini merupakan standart baku yang digunakan pada perangkat PC saat ini. Dengan kemajuan teknologi USB tipe-A kini telah sampai pada versi 3.0 yang membuat transfer data yang semakin cepat. Meski sudah sampai Versi 3.0, tetapi sampai sekarang USB 2.0 adalah USB yang paling banyak digunakan dan ditemui di toko-toko karena telah menjadi standar bagi perangkat komputer.

USB tipe-B

USB tipe-B merupakan varian dari USB yang dipergunakan pada peripheral komputer, seperti pada Printer dan Scanner. USB tipe-B juga bisa  kita jumpai pada smartphone-smartphone yang kita gunakan sekarang. Selain sebagai jembatan penghubung komputer, USB tipe ini juga memiliki bentuk lain, yaitu MicroUSB 3.0 yang memiliki dua kepala yang berbeda dan biasanya kita jumpai di HardDisk Eksternal.

USB tipe-C

Mungkin untuk USB yang satu ini sudah banyak para pengguna smartphone yang mengetahui dan mengenalnya, karena varian terbaru inilah yang lagi naik daun di era kemajuan teknologi saat ini. Keunggulan utama atau dasar dari USB tipe-C adalah mampu digunakan secara bolak-balik. Artinya, kamu tidak harus bingung bagaimana posisi port USB-nya. Jika kamu menggunakan smartphone yang menggunakan USB tipe-B, maka kamu harus USB secara pas sesuai port yang tersedia. Sementara pada USB tipe-C, kamu bisa memasukannya secara bebas. Hal itu dikarenakan USB tipe-C dibekali oleh sebuah sirkuit khusus yang akan memberitahukan jalur mana yang harus dilalui. USB tipe-C juga memiliki desain yang ramping. Meskipun ramping, USB tipe-C juga bisa merangkum semua kemampuan port pada perangkat komputer, seperti menjadi jalur keluar masuknya data, jalur mengisi daya  baterai, dan jalur penghubung tampilan ke monitor, dan banyak lagi.

USB Tipe-C Menjadi Standar Baru Industri

Jika sebelumnya kita bingung karena sangat banyak jenis kabel USB, ada USB tipe-A, USB tipe-B dan USB tipe-C, belum lagi jenis mini dan micronya sudah pasti membuat kita bingung? Gak usah khawatir karena USB tipe-C menjawab kebingungan kita dengan banyaknya macam USB tadi. USB Tipe C ini akan sangat membantu kita, karena USB Type C akan memiliki ujung yang sama di kedua ujungnya, baik bagian host ataupun peripheral-nya.

 

Demikian penjelasan saya mengenai perbedaan fungsi antara USB tipe-A, tipe-B, dan tipe-C. Semoga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca dan menambah wawasan kita seputar perkembangan teknologi saat ini.

5
Apr
Jangan Tidur Dengan Handphone Menyala! 7 Hal Buruk Ini Bisa Datang Tiba-tiba

Jangan Tidur Dengan Handphone Menyala! 7 Hal Buruk Ini Bisa Datang Tiba-tiba

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang, keberadaan smartphone sudah menjadi bagian integral dari telekomunikasi modern saat ini. Memisahkan diri dari smartphone udah jadi hal yang mustahil buat kita. Pagi, siang, sore hingga malam hari, kita tidak lepas dari yang namanya smartphone. Bahkan disaat mau tidur pun kita belum berpisah dengan smartphone, dan ngga sedikit di antara kita yang menyimpan smartphone di bawah bantal. Tapi, banyak dari kita yang tidak mengetahui dampak buruk jika smartphone sangat dekat disaat tidur. Karena setiap smartphone punya pancaran radiasi tinggi yang ngga bisa kamu lihat secara kasat mata sehingga kita sadar bahayanya. Bukan maksud untuk menakut-nakuti, tapi inilah bahaya-bahaya yang bisa terjadi ketika kamu sangat dekat dengan smartphone disaat tidur.

  1. Smartphone di bawah bantal bisa menyebabkan tumor ganas di sisi wajah

Meletakan smartphone di sekitar saja bahaya, apalagi di bawah bantal. Hal ini dikarenakan radiasi smartphone kita dapat meningkatkan tumor parotis di sisi wajah. Posisi otak yang berada di atas bantal mendapat radiasi electromagnetic dari smartphone. Tumor ganas tersebut termasuk jenis tumor yang sangat langka dan biasanya muncul pada orang-orang di atas usia 50 tahun. Namun sejak tahun 2001, ternyata kasus tumor parotis sudah dialami oleh orang-orang yang berusia di bawah 20 tahun.

  1. Paparan radiasi bisa mempengaruhi sel otak dan ketahanan tubuh

Seorang ilmuwan kesehatan lingkungan yang bernama Dr. Devra Davis, menjelaskan bahwa paparan radiasi dari smartphone dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak. Sel-sel otak yang rusak bisa menyebabkan terjangkitnya berbagai jenis penyakit meningkat. Ingat, karena otak adalah pusatnya.

  1. Smartphone bisa meningkatkan peluang terkena penyakit Alzheimer

Melemahnya daya ingat atau yang disebut dengan Alzheimer. Pada umumnya, penyakit ini sering menyerang seseorang yang sudah memasuki usia renta. Tapi, penyakit ini tidak menyerang untuk seseorang yang usianya renta, bagi kamu yang biasa tidur ditemani smartphone, berhati-hatilah dengan kebiasaan itu karena radiasi smartphone bisa mempercepat proses seseorang mengalami penyakit Alzheimer.

  1. Untuk ibu hamil: Tidur dekat smartphone meningkatkan risiko keguguran

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, Apa hubungannya dengan keguguran? . Tapi sebuah penelitian tentang epidemologi mengatakan setiap organisme yang hidup mempunyai sel-sel yang dikelilingi oleh medan electromagnetik. Otak yang punya medan magnet sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelahan sel dan diferensiasi terjadi pada rahim. 

  1. Gentleman, smartphone bisa menurunkan tingkat kesuburan sperma!

Tidur dekat smartphone ternyata dapat mempengaruhi produksi sperma pada seorang pria. Karena paparan radiasi elektromagnetik smartphone dapat mengakibatkan tingkat produksi hormon reproduksi terganggu dan juga bisa membuat jumlah produksi hormon testosteron lebih tinggi.

  1. Membawa smartphone menyala ke tempat tidur meningkatkan peluangmu terkena gangguan jantung

Ternyata tidur dekat smartphone memang hal yang remeh. Tapi resikonya bisa kehilangan nyawa. Hal ini dikarenakan radiasi smartphone juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, sering dibuat terkejut dengan berderingnya smartphone di tengah malam juga meningkatkan peluangmu terkena gangguan jantung.

  1. Kemungkinan terburuk yang akan terjadi: ketika kamu tidur nyenyak, eh smartphone meledak di samping.

Meletakan smartphone dekat dengan kamu saat tidur dapat mendekatkan diri dengan bahaya. Hal itu dikarenakan bisa meledak sewaktu waktu ketika kamu meninggalkannya tercolok chargeran semalaman penuh. Ketika kamu lupa untuk mencabutnya, smartphone akan menjadi panas. Kemungkinan terburuk terjadi apabila terjadi konsleting yang bisa membuatnya meledak, terbakar, bahkan hingga menyebabkan kebakaran.

Demikian penjelasan tentang dampak yang akan ditimbulkan apabila smartphone berada disamping atau diposisi yang sangat dekat disaat kita tidur, semoga penjelasan diatas dapat menambah wawasan serta pengetahuan kepada pembaca.

5
Apr
TIPS-MEMILIH-POWER-BANK-YANG-BAIK.jpg

TIPS MEMILIH POWER BANK YANG BAIK

Saat kita memiliki samrtphone atau tablet rasanya kurang pas kalau tidak memiliki power bank, karena power bank sangat membantu kita saat kita dalam perjalanan jauh atau sedang bepergian dan membutuhkan smartphone untuk sesuatu hal..
Begitu menjengkelkan ketika smartphone kita pakai untuk hal penting tiba-tiba mati dikarenakan kehabisan baterai.

Berikut kami berikan beberapa tips memilih Power Bank yang baik :

1. Pilih Power Bank Berkapasitas Besar
Kapasitas penyimpanan power bank menjadi tolak ukur sebelum membeli, karena kapasitas yang besar dapat menyimpan daya yang besar serta dapat digunakan untuk mengisi gadget berkali-kali. Jika kapasitasnya kecil maka dipastikan akan cepat habis.

2. Pilih Power Bank yang Kompatible dengan gadget kita
Perlu diingat jika powerbank tidak kompatible dengan gadget yang kita miliki , maka bisa merusak atau memperpendek umur baterai gadget kita Jadi pastikan dibaca terlebh dahulu apakah power bank tersebut sesuai dengan gadget kita.

3. Pilih Power Bank Dengan Lubang Konektor Di Bagian Atas Atau Bawah
Hal ini dikarekakan agak memudahkan kita dalam melakukan charger , apalagi jika kita mencarger sambil di masukkan kedalam tas , jika terhimpit dengan benda lain ditakutkan kabel akan tertekuk dan akhirnya putus, Pastikan penempatan dalam posisi yang benar ketika ngecharge agar tidak tertekuk dan rusak.

4. Pilih Powerbank Yang memiliki Layar Penunjuk Daya Baterai
Belilah powerbank yang memiliki penunjuk daya seperti titik lampu penunjuk jumlah daya, atau yang memiliki layar penunjuk berapa persen sisa powerbank kita.

5. Beli Power Bank Yang Memiliki Safety Protection
Dengan adanya proteksi atau perlindungan seperti ini maka powerbank akan memberikan perlindungan ketika digunakan dan tidak menimbulkan panas yang berlebih.

6. Pilih Power bank Yang Memiliki Daya Output Lebih Dari Satu
7. Pilih Merek Power Bank Yang Bagus Dan Ternama
Pilihlah merek yang bagus dan sudah terpercaya bisa dipastikan hampir selalu produknya juga bagus dan berkualitas

8. Harga Power Bank Mencerminkan Kualitas
Sudah menjadi bukti bahwa harga menunjukkan kwalitas suatu barang, memang ini tidak selamanya, tetapi secara logika produk yang bagus menggunakan bahan yang bagus dan serta berkualitas.

9. Pilih Power Bank Yang Bergaransi
Untuk sebuah garansi yang bagus bisa sampai 1 tahun. Ini menunjukkan bahwa perusahaan menjamin bahwa produknya berkualitas dan tidak mengecewakan pembeli.
10. Pilih Power Bank yang Asli
Tidak ada yang menginginkan bahwa barang yang dibeli adalah palsu atau hanya replika, untuk itu belilah power bank yang asli di toko aksesoris yang terpercaya.

21
Mar
TIPS AGAR ANAK TIDAK KECANDUAN GADGET

TIPS AGAR ANAK TIDAK KECANDUAN GADGET

Semakin berkembangnya jaman,gadget bukanlah barang asing atau mewah yang hanya dimiliki oleh orang berada saja, bahkan setiap anggota keluarga masing-masing sudah memegang sendiri-sendiri.
Termasuk anak-anak , tak jarang orang tua membiarkan anaknya bermain gadget terlalu lama dengan alasan biar dia tidak rewel.

Padahal untuk anak usia dua tahun ke atas, waktu pemakaian gadget yang disarankan hanya satu sampai dua jam perharinya. Sayangnya, dalam kenyataan di lapangan banyak ditemui anak yang menghabiskan waktu dengan gadgetnya.Hal tersebut tentu berpengaruh buruk bagi anak-anak sedangkan apa yang didapatkan anak belum tentu bermanfaat.

Anak sering memiliki kemampuan melebihi kemampuan teknis orang tua. Bahkan mereka sudah belajar mengoperasikan gadget sebelum bisa belajar memegang pensil, naik sepeda, dan mengikat tali sepatu.

Bermain gadget memang tak selalu membawa dampak buruk. Asal digunakan dengan tepat dan sesuai usia anak, gadget bisa bermanfaat sebagai media belajar interaktif, sarana untuk mengasah kreativitas, dan memberikan kemudahan untuk anak yang membutuhkan pembelajaran khusus.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua agar sang anak tidak kecanduan gadget :

1. Buat batasan waktu bermain gadget
Para orang tua harus tegas dalam menerapkan batasan waktu untuk anak , jika ayah dan ibu ingin membentuk kebiasaan sehat dalam penggunaan teknologi pada anak. Karena dengan ucapan kadang batasan waktu sulit diterapkan saat anak bermain gadget, gunakan aplikasi jam yang bisa membatasi penggunaan permainan gadget.

2. Jauhkan gadget di waktu-waktu tertentu
Berikan aturan untuk menjauhi gadget di waktu tertentu. Terutama saat tidur siang dan tidur malam, pancaran cahaya dari gadget justru bisa menghambat produksi melatonin tubuh. Hal ini menyebabkan anak dan orang tua menjadi sulit tidur. contoh dari orang tua amat penting karena hal ini akan ditiru oleh sang anak.

3. Perlakukan gadget dengan benar
Jangan gunakan gadget sebagai hadiah atas apa yang telah dilakukan . Sebab, teknologi adalah alat bukan bahan mainan. Gunakan gadget sesuai fungsinya, bukan sebagai hadiah.

4. Lakukan kegiatan outdoor
Seimbangkan waktu bermain gadget dengan waktu melakukan permainan nyata atau real di luar ruangan, bergerak, dan mempelajari lingkungan sekitar penting untuk perkembangan anak.